Akibat Pandemik Covid 19, Ratusan Karyawan KFC Menjerit

BERKAHPOKER Cobaan demi cobaan dihadapi Indra, salah seorang pegawai KFC di Surabaya, sejak pandemik terjadi lebih dari setahun lalu. Pria yang sudah bekerja selama sekitar 12 tahun di restoran siap saji dengan menu utama ayam goreng tersebut, terpaksa pasrah menerima kebijakan manajemen perusahaan.

Kebijakan itu terkait kondisi perusahaan dengan alasan terdampak pandemik, mulai dari pemotongan, pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang tidak sesuai Perjanjian Kerja Bersama (PKB), hingga keputusan untuk merumahkan.

Kebijakan-kebijakan perusahaan itu dinilai sebagian besar pegawai, sebagai keputusan sepihak. Pekan lalu Solidaritas Perjuangan Buruh Indonesia (SPBI) menyerukan agar pemerintah lebih memperhatikan nasib pekerja atau buruh di tengah pandemik COVID-19 setelah menerima laporan bahwa banyak pekerja PT Fast Food Indonesia Tbk (KFC) yang dirugikan kebijakan sepihak dari manajemen perusahaan.

1. Kronologi pemotongan upah

Indra menuturkan bahwa pemotongan upah sebesar 30 persen dari gaji pokok terjadi sejak awal pandemik COVID-19 terjadi, atau sejak Maret 2020 hingga saat ini, April 2021.

Jadi ketika surat dari presiden itu, kalau nggak salah 17 Maret (2020) itu bahwasannya Indonesia darurat COVID, KFC itu langsung dengan cepatnya itu melakukan kebijakan tersebut. Jadi kita ya kaget gitu,” kisahnya.

Ia menambahkan bahwa selain dikeluarkan begitu cepat, kebijakan itu juga tidak dirundingkan lebih dulu dengan pawa pegawai sebelumnya.

2. Kesulitan bayar utang dan penuhi kebutuhan keluarga

Ia mengatakan dirinya yang memiliki utang kepada saudaranya awalnya telah berjanji untuk membayar saat mendapat THR. Namun hal itu urung dilakukan karena THR-nya pada tahun lalu dibayarkan dalam jumlah kurang dari ketentuan dan dicicil sebanyak tiga kali. Di mana besarannya yaitu 50 persen gaji pokok pada cicilan pertama, kemudian 30 persen pada cicilan kedua, dan sisa 20 persen pada cicilan ketiga.

3. Harapan untuk KFC

Baik Fajri maupun Indra yang sama-sama menghadapi ketidakadilan tersebut berharap pihak perusahaan bisa kembali menormalkan pembayaran gaji dan juga THR mereka. Apalagi menurut Fajri, pendapatan KFC tempatnya bekerja tidak terlalu menurun tajam. AGEN POKER TERPERCAYA

4. Ketidakadilan terhadap pegawai KFC

Dalam penjelasannya pekan lalu, SPBI mengatakan pada April 2020 PT Fast Food Indonesia Tbk mengeluarkan kebijakan pemotongan upah dan hold upah, dan membayar tunjangan hari raya (THR) tidak sesuai dengan ketentuan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) KFC. Mereka juga menunda pembayaran upah lembur buruh. Semua itu didasarkan pada alasan terdampak pandemik COVID-19.

Situasi seperti ini setidaknya telah dialami seluruh pekerja KFC dengan durasi waktu hampir setahun sejak pandemi COVID-19 dan hingga hari ini belum ada kejelasan, kapan semua ini akan dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja, katanya. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *