Sejarah Permainan Billiar dari Dulu Hingga Sekarang

BERKAHPOKER Biliar jadi salah satu olahraga yang bisa dipakai untuk bersantai. Tak perlu banyak mengeluarkan tenaga, cukup ketenangan pikiran, teknik yang benar, serta ketepatan tingkat tinggi.

Sebelum bicara teknik menyodok atau lainnya, kamu harus tahu bagaimana cara memegang stik biliar yang benar. Tak asal, karena teknik memegang stik biliar akan menentukan seberapa kuat pukulan dan ketepatannya.

1. Pahami Teorinya Terlebih Dulu

Posisi tangan sudah pasti berbeda. Ada salah satu yang di depan, lainnya di belakang. Fungsinya juga akan berbeda.

Kalau kamu dominan kanan, tangan kiri akan di depan untuk menentukan bridge atau ketepatan sasaran. Kalau kamu kidal, akan berlaku sebaliknya.

Untuk tangan yang ada di belakang, telunjuk dan jempol jadi yang mengunci stik. Dari posisi ini, sebenarnya kamu sudah bisa melepaskan pukulan. Tapi, silakan tambah jari tengah, kalau tenaga pukulan ingin diperbesar.

2. Bentuk V di Tangan Depan

Terkait posisi tangan yang ada di depan, harus membentuk pola V, menggunakan telunjuk dan jempol. Tujuannya agar bridge terbuka.

Tahan tongkat di pola V tersebut. Atur ketinggiannya, lalu coba buat gerakan maju dan mundur demi memastikan apakah ujungnya sudah tepat sasaran. AGEN POKER TERPERCAYA

3. Jangan dicekik

Soal genggaman, jangan mencekik ujung stik di belakang. Pegang lebih rileks. Sebab, itu akan mengakibatkan pukulan kamu meleset.

Ketika melepaskan pukulan, juga jangan dicekik tongkatnya. Dalam melepaskan tenaga, jika tongkat masih dicekik, kekuatan genggaman berlebih akan bikin tongkat jadi tak beraturan arah pukulannya. Sisi bola putih yang dipukul akan meleset.

Walau dianggap sebagai permainan para bangsawan, nyatanya biliar dimainkan oleh orang-orang dari semua lapisan masyarakat. Permainan ini telah dimainkan oleh Raja, Presiden, hingga rakyat jelata, baik pria maupun wanita.

4. Meski sempat meredup, kini permainan biliar kembali populer

Sempat meredup setelah Perang Dunia II, biliar kembali dihidupkan oleh dua film ikonik. Yaitu The Hustler di tahun 1961 dan The Color of Money di tahun 1986.

Yang pertama adalah film hitam-putih yang menggambarkan Paul Newman, seorang penipu biliar, sebagai pemeran utama. Tidak hanya membahas tentang biliar, tetapi juga masalah sosial dan Perang Vietnam.

Film kedua masih menjadikan Paul Newman sebagai tokoh sentral. Bedanya, ia kini didampingi oleh Tom Cruise. Imbas dari film ini adalah melonjaknya minat untuk kembali bermain biliar. AGEN POKER ONLINE

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *